July 17, 2021
mendapat tawaran studi s2

Lebih Dekat Dengan Sosok Dokter Nyentrik dr. Tirta Mandira Hudhi

kknews.org – Virus Corona semakin banyak menjangkiti orang. Fenomena ini menyedot perhatian beberapa kalangan, misalnya dari para pesohor media sosial. Dr Tirta adalah salah satu sosok dokter muda yang aktif membantu para tenaga medis di Indonesia dalam melakukan pencegahan penularan virus Corona. Dokter nyentrik tersebut sangat aktif mengkampanyekan pencegahan virus Corona, juga membantu pendistribusian sumbangan influencer ke rumah sakit di indonesia. Yuk mengenal sosok dokter tersebut disini.

5 Fakta mengenai Dokter Tirta yang Berdedikasi Tinggi Cegah Corona

  1. Lulusan Kedokteran UGM

Dokter yang memiliki nama lengkap Tirta Mandira Hudhi ini, merupakan seorang dokter dengan penampilan nyentrik. Bagaimana tidak, dokter tersebut kerap kali memilih busana yang tidak ‘menonjolkan’ gelar dokter yang dimilikinya. Pasalnya dr. Tirta sering mengenakan pakaian jeans belel dengan kaos, serta sebuah kupluk untuk menutupi rambutnya. Bahkan dr. Tirta pun tak segan segan mewarnai rambutnya menjadi pink menyala.

dr tirta lulusan kedokteran ugm

Namun dibalik gaya nyentrik itu, dr. Tirta dulunya sempat mengenyam pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Yang lebih hebatnya lagi, ia dapat menyelesaikan skripsi miliknya pada semester 6. Setelah itu, dokter Tirta melanjutkan koas selama 1,5 tahun dan sempat dinas di Puskesmas Turi dan rumah sakit Universitas gadjah Mada. Dalam masa dinasnya tersebut, ia pernah menjadi dokter di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dokter jaga.

  1. Seorang Pemilik bisnis jasa bersih sepatu Shoes and Care

Semenjak kasus virus Corona merebak di Indonesia awal tahun lalu, sosok dokter Tirta menjadi perbincangan masyarakat Indonesia. Hal tersebut karena aksi heroiknya yang sangat aktif kampanye dan peduli pencegahan virus Corona. Namun ternyata di balik gelar dokter yang ia miliki, dokter Tirta merupakan seorang pengusaha dan CEO Shoes and Care yang bergerak di bidang cuci dan perawatan sepatu.

Baca Juga : Strategi Pemerintah Indonesia Dalam Menghambat Penyebaran Covid-19

Bagi pecinta sneakers, kemungkinan sudah tidak asing lagi dengan sosok Tirta Mandira Hudhi. Siapa sangka jika seseorang yang merupakan pecinta sepatu ini adalah seorang dokter lulusan UGM. Dokter Tirta mengaku, bahwa ia tidak menjadikan gelar dokternya sebagai sumber penghasilan melainkan sebuah pengabdian kepada masyarakat. Sehingga ia pun memilih vakum menjadi dokter dan menggeluti usahanya.

Awal mula, dokter Tirta membuka usaha cuci sepatu bernama Shoes and Care saat ia kuliah dulu. Dimana pada saat itu ia membuka usaha kecil kecilan di kost kostan miliknya di Yogyakarta. Namun kini usaha milik dokter Tirta sudah memiliki 19 workshop yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan tidak jarang dokter Tirta akan mendapatkan order perawatan sepatu dari luar negeri.

  1. Sempat Ditampung Oleh Preman Blok M

Sebelum menjadi sosoknya saat ini yang seorang dokter sekaligus pengusaha, ternyata dokter Tirta memiliki pengalaman yang cukup menarik. Diketahui dokter dengan warna rambut pink menyala dan tato di lengan ini memiliki kenangan tersendiri dengan dunia anak punk. Ternyata pada saat ia muda dulu, dokter Tirta Mandira Hudhi pernah hidup dan tinggal bersama preman-preman yang ada di wilayah Blok M.

sempat ditampung preman blok m

Karena hal itu pula, mendorong ia untuk melakukan hal yang sama. Dimana dokter Tirta memilih untuk mempekerjakan orang orang yang memiliki latar belakang yang beragam. Dokter Tirta mengaku sekitar 60 persen pegawai yang bekerja di Shoes and Care adalah mereka yang dahulunya pernah menjadi napi, anak yang putus sekolah, anak punk, anak jalanan, hingga kaum marjinal.

  1. Influencer Sneakers dan Inisiator ‘Solevacation’

Dokter Tirta mengaku pernah vakum menjadi seorang dokter, dan memilih mengembangkan bisnis Shoes and Care miliknya. Selama vakum tersebut, dokter Tirta menjalankan usaha cuci sepatu. Namun tidak hanya itu, ternyata ia juga memiliki akun Youtube yang di dalamnya khusus membahas tentang sepatu dan juga perawatannya. Channel Youtube milik dokter Tirta tersebut bernama InCipeng WeTrust, yang hingga kini telah memiliki 147 ribu subscribers.

Kiprah dokter Tirta di dunia sneakers tanah air memang sudah banyak diakui oleh mereka pecinta sneakers. Salah satu peranan dr. Tirta yang diakui adalah prannya sebagai inisiator ‘Solevacation’, sebuah festival berbasis komunitas yang di dalamnya terdiri dari para pecinta sneakers dan streetwear. Diketahui bahwa festival tersebut sudah menjadi ajang bergengsi tahunan yang digelar di kota kota besar.

  1. Sempat Mendapatkan Tawaran Beasiswa S2

Sebagai seseorang yang merupakan lulusan Kedokteran Universitas Gadjah Mada, dokter Tirta cukup unik dan nyentrik dengan rambut warna pink menyala dan lengan di tato. Namun meskipun begitu setelah lulus S1, dokter Tirta pernah mendapatkan usulan untuk melanjutkan studi S2 di Belanda dan Jerman oleh Profesor Iwan. Namun saat itu, ia menolak karena merasa belum siap dan lebih memilih untuk menjadi dokter di IGD.

mendapat tawaran studi s2

Itulah beberapa fakta menarik dibalik sosok dokter Tirta, dokter nyentrik yang sangat aktif dalam mengkampanyekan pencegahan virus Corona di Indonesia. Selain itu, ia juga turut aktif membantu tenaga medis serta berperan dalam menyalurkan sumbangan dari para influencer ke rumah sakit di Indonesia. Semoga dengan ulasan ini, Anda menjadi terinspirasi dengan sosok dokter Tirta yang membantu dalam pencegahan penyebaran virus Corona.