October 13, 2021
rumah kpr

Perhitungan Persentase Bunga Pinjaman KPR

Kredit rumah atau biasa disebut KRP merupakan produk pinjaman atau pembiayaan yang didapatkan oleh pembeli rumah melalui sistem pembiayaan hingga persentase tertentu sesuai harga properti atau rumah yang akan dibeli.

Sampai saat ini layanan KPR yang ada di Indonesia tersedia di hampir semua perbankan. Walaupun banyak tersedia layanan pembiayaan atau leasing dengan sistem penyaluran dana untuk pembiayaan perumahan, namun jika menggunakan jasa KPR, masyarakat cukup menyiapkan dana sebagai uang muka saja, dengan sisanya dilanjut melalui angsuran untuk waktu yang ditentukan.

Ketika mengajukan pembiayaan KPR ke lembaga keuangan bank, serta non-bank, kamu akan dibebankan suku bunga dari pinjaman tersebut. Saat melakukan pengembalian dana pinjaman, kamu juga diwajibkan untuk membayar bunga yang sudah ditetapkan dengan persentase tertentu. Walaupun hitungan nilai bunga diatur oleh pihak layanan, sebaiknya kamu juga memahami cara perhitungan bunga tersebut.

Secara garis umum, suku bunga dari pinjaman dana terbagi atas dua jenis, yakni bunga efektif dan bunga flat, yang membedakan adalah, nilai dari bunga flat akan selalu stabil setiap bulannya, sedangkan pada nilai bunga efektif akan bersifat fluktuatif.

Tidak hanya itu, ada juga jenis bunga anuitas yang dimana memiliki konsep seperti bunga efektif, akan tetapi memiliki perbedaan dalam hitungan angsuran untuk setiap bulan. Jika kamu ingin mengetahui perhitungan yang tepat soal Bunga dari dana pinjaman, simak penjelasannya dibawah ini. 

1. Bunga Flat 

Jenis beban bunga yang diterapkan pada konsep ini, yaitu dihitung sesuai dengan plafon kredit serta persentase dari besaran bunga saja. Maka dari itu, tiap bulan kamu perlu membayar nilai pinjaman dengan jumlah sama seperti bulan-bulan sebelumnya. Cara perhitungannya adalah sebagai berikut.

Contoh sederhana, apabila kamu mengajukan sebuah pinjaman dengan plafon kredit senilai 120 juta ke sebuah perbankan dengan suku bunga 10 persen untuk jangka waktu 12 bulan. Besaran angsuran tiap bulannya 120 jt : 12 = 10jt.

Kemudian bunganya : (10 persen x 120jt) : 12 bulan = 1 jt. Maka, cicilan yang wajib kamu bayar tiap bulan adalah 10 jt + 1 jt = 11 juta.

2. Bunga Efektif 

rumah kpr

Metode dari Bunga efektif tentu berbeda dibanding bunga flat, dari perhitungannya, bunga efektif akan membuat kamu membayarkan nominal uang berbeda tiap bulannya. Skema perhitungannya yakni, saldo utama pinjaman x i (bunga setiap tahun) : 12 bulan.

Contoh sederhananya yakni, apabila kamu mengajukan sebuah pinjaman plafon kredit senilai 360 juta beserta bunga 10 persen setiap tahunnya dengan masa tenor 5 tahun. Nilai pokok pinjaman 360 juta x 10 persen : 12 bulan = 3 juta. 

Angsuran pada bulan pertama

  • Besaran suku bunga: 360 jt x 10 persen : 12 bulan = 3 juta. 
  • Angsuran utama: 360 juta : 60 = 6 juta 
  • Angsuran bulan pertama: 6 juta + 3 juta = 9 juta

Angsuran pada bulan kedua

  • Angsuran pokok: 360jt – 6 juta = 354 juta
  • Besaran suku bunga: 354 juta x 10 persen : 12 bulan = 2.950.000
  • Angsuran bulan kedua: 6 juta + 2 juta 950 ribu = 8. 950.000

Perhitungan diatas merupakan contoh dari bunga pinjaman yang memperlihatkan tentang angsuran yang wajib kamu lunasi tiap bulannya berbeda-beda serta jumlahnya pun semakin lama semakin kecil, itulah metode yang diterapkan pada jenis bunga efektif.

3. Bunga Anuitas

Untuk perhitungan jenis Bunga anuitas sebetulnya dari modifikasi perhitungan jenis bunga efektif. Nilai Bunga pinjaman satu ini terhitung dari sisanya pokok utang. Walau begitu, total cicilan yang akan dibebankan kepada nasabah tiap bulan akan sama. Di awal penghitungan cicilan, kamu lebih diarahkan untuk membayar beban bunga, untuk pokok utang akan dibayar di akhir fase peminjaman.

Besaran cicilan bunga tiap bulan

  • Cicilan bunga bulan pertama: 120 juta x 11 persen : 12 bulan = 1,1 juta
  • Cicilan bunga bulan kedua: 118.888.930 x 11 persen : 12 bulan = 1.094.930
  • Cicilan Bunga bulan ketiga: 118.888.930 x 11 persen : 12 bulan = 1.089.815

Besaran cicilan pokok setiap bulan

  • Cicilan pokok bulan pertama: 1.643.000 – 1.1 juta = 543.000
  • Cicilan pokok bulan kedua: 1.643.000 – 1.094.930 = 548.069
  • Cicilan pokok bulan ketiga: 1.643.000 – 1.089.815 = 553.183

Kesimpulan

Miliki sebuah rumah sesuaikan dengan kondisi keuanganmu. Mengajukan layanan KPR dapat dijadikan opsi untuk bisa segera mempunyai rumah melalui proses yang lebih cepat dan mudah. Upayakan untuk selalu memikirkan matang-matang sebelum melakukan pinjaman atau kredit seperti ini, supaya kamu dapat menyesuaikan diri dengan kondisi keuangan serta kemampuan daya beli yang kamu miliki. Kamu juga bisa memanfaatkan layanan pinjaman online langsung cair untuk dana tambahan jika diperlukan.