December 6, 2021
penajam paser

Fakta-Fakta Tentang Penajam Paser Utara yang Bakal Jadi Ibu Kota Baru

Pemerintah Indonesia akan resmi memindahkan ibu kota negara Indonesia yang sebelumnya di Jakarta ke tempat baru yaitu di Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Setelah ini Jakarta nantinya akan dijadikan sebagai pusat bisnis serta keuangan berskala global.

Kedua kawasan tersebut dianggap memiliki lokasi yang strategis serta lahan yang sangat luas. Pastinya banyak sebagian dari masyarakat Indonesia masih belum mengenalnya, khususnya Penajam Paser Utara. Dibawah ini terdapat beberapa fakta yang telah dirangkum mengenai Penajam Paser Utara yang perlu Anda ketahui. Kalau penasaran silahkan simak rangkumannya berikut ini.

1. Penilaian Jokowi Terhadap Kawasan Penajam Paser Utara

Jokowi selaku presiden negara Indonesia membeberkan empat alasan mengenai terpilihnya kawasan Penajam Paser Utara menjadi calon ibu kota baru negara Indonesia. Lewat hasil kajian, di kawasan tersebut memiliki resiko bencana sangat minim, seperti tsunami, gempa bumi, kebakaran hutan, banjir, longsor hingga gunung berapi.

Berada di lokasi yang begitu strategis, sebab letaknya berada tepat di tengah Indonesia. Bagusnya lagi Penajam cukup dekat dari kota berkembang seperti Samarinda dan Balikpapan. Tidak kalah penting disini, infrastruktur sudah lumayan lengkap. Jika ingin dikembangkan lagi, sudah ada lahan sekitar 159 ribu hektar memiliki pemerintah selalu siap untuk dibangun.

2. Penajam Paser Utara Terbentuk Tahun 2002

Jauh sebelum berdiri sendiri, kabupaten Penajam Paser Utara dulunya masih ikut dalam Kabupaten Pasir. Kabupaten tersebut baru saja terbentuk sesudah adanya UU No.7 Tahun 2002. Sesudah itu, Kabupaten Pasir langsung berganti nama yaitu Paser dan menggabungkan 4 kecamatan sekaligus. Seperti Waru, Penajam, Sepaku, Babulu.

3. Menjadi Kabupaten Termuda Nomor 2

Penajam Paser Utara adalah Kabupaten ke-13 di provinsi Kalimantan Timur. Selain itu, populasi penduduknya sekitar 166 ribu, terdapat 24 kelurahan dari 4 kecamatan.

Kawasan tersebut berbatasan langsung dengan Kutai Kartanegara pada sisi utaranya, dan sebelah timurnya berbatasan oleh Selat Makasar, di sisi selatan ada Kabupaten Paser, dan di bagian baratnya ada Kabupaten Kutai Barat. Pastinya kawasan Penajam Paser Utara dipilih memang menyimpan banyak sekali kelebihan dan potensi yang sangat baik bagi pemerintahan negara Indonesia itu sendiri.

4. Memiliki Semboyan “Benuo Taka”

Kabupaten Paser Utara memiliki semboyan yaitu “Benuo Taka” yang sudah tertera di lambang daerah. Dikutip dari bahasa asli suku Paser, semboyan ini memiliki makna Penajam Paser Utara terdiri dari beberapa ras, suku, budaya, dan agama namun tetap menjalin dan memiliki rasa persatuan yang dibalut dalam bentuk ikatan kekeluargaan yang sangat kental.

5. Penajam Paser Utara Masih Banyak Suku Asli

Seperti halnya wilayah Kalimantan lainnya, Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut juga masih ditinggali oleh Suku Dayak Paser. Tapi sayangnya mereka masuk golongan minoritas, sebab bermukim di pedalaman atau pelosok daerah. Jika di total Suku Dayak Paser di kawasan Kalimantan Timur sendiri berjumlah 155 ribu jiwa, dan sebagian besar para Suku Dayak Paser ini beragama Kristen dan Islam.

6. Potensi Ekonomi yang Cukup Menjanjikan

Sektor perekonomian di kawasan Penajam Paser Utara dinilai lumayan bagus dan menjanjikan. Karena mereka memiliki sumber daya alam begitu melimpah, teruma pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pertembangan dan peternakan. Dengan adanya rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara pastinya bisa semakin banyak saja investor yang melihat kawasan tersebut, sebab menyimpan potensi yang begitu besar.

7. Kabupaten Penajam Paser Utara Memiliki Banyak Destinasi Wisata Seni dan Budaya

Seni dan budaya di kabupaten tersebut masih sangat terjaga sehingga membuat koleksi wisata seni dan budaya menjadi berlimpah. Seperti Pesta Pantai Sipakario, Pesta Adat Nondoi, dan Pesta Pantai Lango. Hingga sekarang semuanya masih bisa Anda saksikan sebagai salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh negara Indonesia.

Suku Dayak menjalankan Pesta Adat Nondoi ini sebagai sebuah bentuk rasa syukur mereka terhadap hasil panen yang didapatkan. Acara tersebut dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Wisata seni tari di Penajam Paser Utara juga menarik bila disaksikan, misalnya Jepen AMpiek Muslimah, Uok Botung, Ronggeng Paser, Kode Bura dan lain sebagainya. Jika ada pesta kepresidenan tentu akan menjadi semakin seru.

8. Potensi Wisata yang Sangat Mengagumkan

Memiliki lokasi yang begitu strategis dan menjadi jalur perlintasan perdagangan antar provinsi tentu sangat menguntungkan bagi sektor pariwisata. Begitu banyak jenis wisata pantai yang dapat Anda kunjungi di kawasan tersebut.

Seperti Pantai Sipakario, Pantai Tanjung Jumlai, Pulau Gusung dan masih banyak lagi. Jika ingin menyaksikan matahari terbit, rekomendasinya bisa Anda pilih Pantai Sipakario yang letaknya tepat di teluk Balikpapan, kurang lebih 8 kilometer dari Penajam Paser Utara.